Seperti Papa Mengenang Namira

“Seperti Papamu mengenang Namira, seperti itu pula Mama ingin melakukannya…” Namira menarik napas panjang. Panjang sekali. Ia tahu nama Namira yang baru saja disebutkan oleh Mama pasti bukan namanya. “Seperti Papamu selalu merasakan kehadirannya dengan hadirnya kamu, seperti itu pula Mama ingin merasakannya…” Wajah Mama penuh air mata. Ini...

Air Mata Bunda Sudah Mengering

“Sudahkah Bunda tahu ada wanita lain di hati Ayah?” tanya Arlen pada suatu malam ketika ia tidak bisa tidur dan Bunda kelihatan sibuk dengan bukunya di depan televisi yang menyala. Bunda tersenyum. Ada dekik di kedua pipinya. “Kamu jangan suka menuduh sembarangan..,” Bunda menghelus kepala Arlen. “Buku ini bagus...