Bola-Bola Biskuit Coklat

Kau mengerjapkan kelopak mata. Lagi dan lagi. Satu plastik besar bertuliskan nama mini market tak jauh dari rumah, berhamburan isinya. “Bukan yang ini.” “Bukan pula yang itu.” Kau mengerjap. Matamu hampir basah. Hujan di luar mungkin harus turun sempurna, agar kau bisa mewakili perasaan hatimu pada derasnya tetesan hujan....

Pada Senja yang Rapuh

Pada sebuah senja di depan jendela, Ren mengerjapkan kedua kelopak matanya. Jalan setapak berujung pada kelokan yang tidak lagi tertangkap mata, membuat ia harus menarik napas berkali-kali. “Kapan ia akan datang?” Ren tersenyum. Menangkap suara yang datang bersamaan dengan suara lain. Kursi tua yang terlihat baru saja digeser. “Kapan?”...

Dalam Semangkuk Seblak

“Duh, Ibu beli seblak, dong,” Sulung mulai meminta. Semangkul seblak artinya sepuluh ribu rupiah. Ada empat orang di keluarga kecil ini. Artinya akan ada empat mangkuk seblak. “Bu. Jangan pelit-pelit kenapa,” Sulung mulai merayu. Hiks, ini bukan masalah pelit. Ini masalah efisiensi biaya. Ibu mencoba mengingat. Dalam semangkuk seblak...

Mekarnya Bolu Kukus Semekar Hatiku

“Saya lupa cara buatnya,” ujar saya pada seorang tetangga. “Gampang, kok.” Iya lupa. Saya lupa. Setelah satu kali berhasil lalu setelah itu gagal berkali-kali. Lupakan kegagalan, mulai sesuatu yang baru. Seperti biasa, ketika mendung mulai rajin menggelayuti langit senja, anak-anak mulai sering mengeluh soal perut yang minta diisi camilan....

Kepingan Coklat dari Hati

Bukankah muslim yang baik harus selalu belajar? Seiris coklat. Segelas coklat. Semangat yang selalu tak boleh padam. Ibu-ibu pengajian dan makanan yang tersaji dari olahan dapur dihabiskan adalah sesuatu yang mengharukan. “Ibu mau buat yang ini,” Ibu menunjuk satu gambar. “Goodtime. Ibu bisa?” Anak Bungsu memandang tak percaya. Ibu...

Seiris Roti Manis Coklat Keju

Pagi itu seperti biasanya dua remaja mengeluh. Ada bayangan kecewa di wajah keduanya, ketika pulang dari tukang sayur, di tas belanja Ibu tidak ada kue pesanan mereka. Kue-kue di pagi hari akan menambah belanjaan Ibu bisa sampai 15 ribu. Kue dan kue pengganjal perut. Nasi uduk atau yang lainnya....

Bolu Batik Istimewa

Masih ada rasa trauma ketika memasak. Entahlah. Trauma yang satu ke trauma yang lain. Dulu lelah saja setiap kali diminta Ibu membantu memasak. Hanya mengulek bahan sampai halus. Hanya mengulek saja. Setiap hari melakuannya. Dengan terpaksa hanya menghadirkan rasa tidak suka. Lalu putaran nasib membuat saya menikah dengan seorang...

Pie Susu Murah Meriah

“Ibu belajar memasak?” Saya mengangguk. Ibu belajar memasak. Hasil olahannya akan masuk ke perut anak-anak dan pasangan. Akan bisa mereka nikmati, hingga tidak melirik makanan lain termasuk olahan dari pedagang makanan. “Ibu belajar apa?” Ibu mau belajar apa saja. Perut mereka akan kenyang dengan olahan makanan yang diracik bukan...

Keripik kentang tempe

Awalnya saya malas bikin yang begini. Ribet dan agak bingung juga untuk mengetahui tingkat kekentalan gula yang sudah dimasukkan. Pernah buat beberapa kali ternyata gulanya masih encer. Sehingga kentang dan tempe yang sudah susah payah saya goreng kering, jadi lembek ketika dimasukkan. Tapi pelajaran hidup adalah mau belajar dari...

Nugget Ayam Tahu

Sejak menang lomba resep kue yang berhadiah penggorengan maxim ukuran besar, dua buah mentega forvita dan minyak ukuran 2 liter sebanyak 3 bungkus, maka minat memasak semakin menggebu. Kebetulan nafsu makan anak-anak semakin meningkat. Tapi sayangnya minat akan buah dan sayuran menurun kalau tidak dipaksa atau kalau tidak dijus....