Judul Huruf Kecil

Ada banyak kesalahan yang sering saya lakukan. Dan berangkat dari hal itu, maka saya berusaha untuk belajar lebih baik dan lebih baik lagi.
Penulisan judul, sering juga saya mengalami kesalahan.
Dulu, yang ada di benak adalah pemikiran bahwa judul, selalu semuanya diawali dengan huruf besar. Tapi ternyata tidak seperti itu. Tidak semua judul harus diawali dengan huruf besar. Ada judul yang memang menggunakan huruf kecil.
Seperti :

Atau misalnya : Roti atau Nasi?
Dan misalnya : Ani dan Kucing.
Lalu :
Dengan, ke, per, oleh, ala, buat, tetapi, setelah, tapi, untuk, bagi, dari, di, kepada, sebelum, pun, sebelum, tentang, yang, daripada, karena, pada, sampai, tanpa.

Jadi jika ada kata seperti di atas dijadikan judul, tulislah dengan huruf kecil, bukan huruf besar.
Misal :
Hidup tanpa Ayah.
Rusdi yang Pandai.
Mati karena Rindu.

Dan ada yang harus diingat, jika penempatan judul itu ada di awal kalimat yang menjadi rangkaian judul, tetaplah harus menggunakan huruf besar.
Seperti :

Dan Malam pun Tiba.
Sebelum Kamu Pergi.

Oh, ya.
Ada juga yang membingungkan mengenai judul. Yaitu ketika ada kata berulang pada judul tersebut. Seperti sayur-mayur, ramah-tamah, undang-undang lain sebagainya. Lalu bagaimana ketika kaa tersebut dibuat dalam judul?

Panduannya adalah :

1. Untuk kata ulang sempurna seperti : murid-murid, bukit-bukit, buku-buku, makan-makan dan masih banyak lagi yang lain, dibuat dengan huruf besar semuanya.
Misalnya : Bukit-Bukit di Sekolah Amar.
: Perpustakaan dan Buku-Buku.

2. Untuk kata ulang berubah bunyi seperti : sayur-mayur, kocar-kacir, pernak-pernik, gerak-gerik dan lain sebagainya, maka judul dibuat tidak semuanya huruf besar.
Misalnya : Harga Sayur-mayur di Pasar Stabil.

3. Untuk kata ulang berimbuhan, judul juga tidak ditulis huruf besar semua.
Kata ulang berimbuhan artinya, kata ulang itu bukan lagi kata dasar. Tapi sudah diberi imbuhan. Seperti : Berjam-jam, tergopoh-gopoh, pukul-memukul, berkali-kali.
Misalnya : Warung itu Berkali-kali Terbakar.