Akhirnya Penulis dan Ilustrator Duduk Satu Meja #parttwo

Ada acara keren bernama workshop bersama LetsRead.
Penulis dan ilustrator akan duduk satu meja.
Di acara sebelumnya, kami penulis yang bertugas sebagai editor, duduk bersama ilustrator yang bertugas sebagai art director.
Kami memilih 10 naskah yang menarik untuk ditayangkan di platform LetsRead dari Asia Foundation.

Ketika Saatnya Tiba

.

Akhirnya saat itu tiba. Penulis dan ilustrator duduk satu meja.
Penulis yang kemarin karyanya terpilih, akan duduk satu meja dengan ilustrator yang terpilih melalui karya mereka yang dikirim ke panitia.

Dag dig dug.
Saya bukan dag dig dug, tapi gemetaran. Iya, gemetaran saking takjubnya.
Di rumah sudah terbiasa lihat cara suami bekerja sebagai ilustrator. Tapi tetap, kali ini beda.
Apalagi kita akan duduk bersama.
Satu meja berisi dua penulis dan dua ilustrator, satu editor mengawal penulis, satu art director mengawal dua ilustrator.

Terharu pas lihat gambar-gambar ilustrator dan cara kerja mereka.


Lucunya, penulis dan ilustrator yang dipasangkan, memiliki wajah yang mirip.
Soal kemampuan, saya bersyukur. Di tim saya ada Eka yang mau diminta riset berbagai sumber untuk tulisannya. Dan ada Dewi ilustrator yang juga suka riset untuk gambarnya. Nah pasangan klop ini jadi saling melengkapi. Karena ada data yang tidak didapat penulis, justru didapat ilustrator.

Apa saja yang dilakukan selama dua hari workshop?
Kerja, kerja, dan kerja.
Dalam dua hari ilustrator bekerja keras untuk menghadirkan storyboard. Masih harus presentasi pula.
Penulis harus tahan diri, ya.
Jangan merecoki ilustrator. Biarkan mereka bekerja keras. Dan penulis terkagum-kagum melihat kalimat yang mereka tulis, ide certa yang mereka bayangkan, berubah dalam bentuk gambar yang menarik untuk anak.


Saya bangga menjadi bagian dari tim ini.
Apalagi bisa bertemu dengan dua ilustrator yang menggambar naskah saya di Room to Read dan LetasRead.
Tunggu saja karya mereka akan tayang di LetsRead, bisa download aplikasihnya di android. InsyaAllah bulan April, ya.

Published by nurhaya3

Nurhayati Pujiastuti, owner Sanggar Mama Bilqis, Founder Penulis Tangguh, Kelas Merah Jambu dan Kelas Biru. Trainer Menulis.