SM Hotel Syariah Hotel Sehangat Rumah

Hotel rasa rumah. Jadi tidak terasa menginap di hotel dan jauh dari rumah. Itu yang saya rasakan ketika menginap di SM Hotel Syariah di Jl. Pinus, Tj. Selor Hilir, Tj. Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara 77216.

Hotelnya hanya berisi 10 kamar dengan dua tipe. Saya di kamar deluxe dengan kamar bathtub di dalam kamar mandinya. Kamar lainnya ada dua tempat tidur, dengan kamar mandi tidak ada bathtub.
Hotel ini jaraknya tidak terlalu jauh dari bandara Tanjung Selor, kurang lebih satu kilometer.

Penjaga hotelnya orang yang sama. Mas siapa namanya saya lupa. Tapi dia yang ada terus di belakang meja resepsionis. Dia juga ada ketika saya minta sandal dan handuk. Dia juga yang berkali-kali saya mintai air zam-zam setiap pagi, sebelum sarapan. Dan Mas ini juga yang membawakan masakan ke ruang makan. Sampai-sampai saya tanya, apa Mas satu-satunya pekerja di sini? Tapi enggak, kok. Ternyata ada yang lain. Hanya mungkin karena dari pagi sampai sore kami acara ke luar, maka yang terlihat hanya Mas itu saja.

Hotelnya hotel syariah. Jadi mukena, sajadah dan AlQuran tersedia di setiap kamar. Azan juga terdengar dari kamar.

Hotel rasa keluarga.
Kami meeting di ruangan biasa. Tapi terasa kehangatan di ruangan itu. Kurang kabel, air dan lain-lain, tinggal lari ke resepsionis. Bahkan kami makan di ruangan itu bersama anak-anak Litara OPOB, yang membawa makanan yang dibeli di luar.
Karena hanya ada 10 kamar, maka orang-orang yang menginap di situ, yang wajahnya bisa terlihat di meja makan atau ketika kami duduk di ruang meeting, mengingatkan pada serial Losmen di TVRI dulu.

Ada keluhan?
Wifi kadang masih macet. Air hangat suka tidak menyala padahal butuh mandi air hangat, ketika ingin mandi di pagi hari.
Oh ya, kamar mandi yang dari kaca dan hanya ditutup dengan tirai itu buat saya tidak nyaman. Apalagi ketika menginap dengan orang lain yang baru dikenal, meskipun sama-sama perempuan. Ada rasa takut, aurat tidak sengaja terlihat orang lain.

Tidak ada yang sempurna memang.
Tapi saya suka hotel ini. Pemiliknya malah mengantar sampai pelabuhan. Beliau asli dari Tanjung Selor.
Next semoga saya memiliki kesempatan lagi menginap di sini.

Published by nurhaya3

Nurhayati Pujiastuti, owner Sanggar Mama Bilqis, Founder Penulis Tangguh, Kelas Merah Jambu dan Kelas Biru. Trainer Menulis.