Gerakan Luar Biasa Literasi Bernama GLN

Ada lomba. Lomba menulis yang diadakan Badan Bahasa. Lomba ini sudah ada sejak tahun 2017. Tahun sebelumnya peserta harus sudah membuat buku lengkap dan sudah dicetak.
Lomba kali ini berbeda. Lomba kali ini yang dicari penulis buku anak. Sertifikat dan pengalaman menulis harus diikutsertakan juga.
Kesempataaaan. Tahun-tahun sebelumnya saya fokus ke naskah. Gaung Gerakan Literasi Nasional juga belum segencar workshop Room to Read. Melihat isi buku di tahun sebelumnya, yang membuat saya serasa diajak kembali ke masa SD dengan tema khas Balai Pustaka, kayaknya enggak minat ikut, deh. Beda dengan Room to Read.

Tapi hadiah lomba GLN cukup menggiurkan. Tahun sebelumnya satu buku dihargai 10 juta rupiah. Tahun ini dihargai 12,5 juta rupiah.
Kita kirim sinopsis naskah saja plus panduan ilustrasi.
Jadi itu yang akan dinilai.
Bismillah, saya ikut kirim satu naskah.
Dan terpilih satu naskah itu. Teman lain ada yang mengirim 7, 5 atau bahkan 20 naskah.
Terpilih menjadi peserta GLN dari 600 pengirim naskah dan dipilih 95 penulis itu sesuatu. Iya sesuatu, karena kami harus observasi ke sekolah dan minta tanda tangan kepala sekolah. Sekolah yang dituju sekolah negeri. Tahulah bagaimana sulitnya menembus benteng sekolah negeri.
Alhamdulillah semuanya lancar untuk saya. Dalam tempo setengah jam beres semua. Termasuk minta surat jalan ke kelurahan.
Iam ready to goooo.

Ngapain Aja?
Yup.
Kami 95 penulis dikumpulkan di hotel Kartika Chandra. Seru bertemu teman-teman penulis yang biasanya tahu bukunya aja atau statusnya saja. Beberapa murid menulis online terpilih juga. Alhamdulillah.

Ada empat hari dan semua full dengan materi. Dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam. Materi diisi oleh sumber yang kompeten dan ahli di bidangnya seperti Mbak Sofie Dewayani..
Kita juga dibagi 4 kelas. Masing-masing kelas mendapat dua juri dan satu moderator.
Lalu peserta maju satu persatu untuk presentasi naskah. Naskah itu diberi masukan. Masukan naskah, masukan ilustrasi dan lain sebagainya.
Ada bahkan yang ganti naskah.
Alhamdulillah revisi naskah saya dikit. Ilustrasi buatan suami pun tidak masalah.

Empat hari itu badan pegel semua.
Tapi hati gembira.
Tugas masih menanti kami.
Naskah utuh harus jadi dan selesai di tanggal 22 Mei 2019.

Published by nurhaya3

Nurhayati Pujiastuti, owner Sanggar Mama Bilqis, Founder Penulis Tangguh, Kelas Merah Jambu dan Kelas Biru. Trainer Menulis.