Ana Falesthein Muda, Energik dan Penuh Semangat

Salah satu keuntungan dalam menulis adalah, saya dipertemukan dengan banyak orang dari beragam latar belakang, tapi memiliki kesamaan dalam satu hal. Satu hal itu adalah dunia menulis.
Salah satunya adalah dipertemukan dengan Ana, begitu saya biasa memanggil. Ana masih muda.Usia ibunya beda lima tahun dengan saya.Kalau saya dulu menikah muda,bisa jadi anak saya tidak jauh umurnya dengan Ana.

Nama panjangnya menarik. Ana Falesthein Tahta Alfina.
Sebenarnya dia sudah bisa menulis ketika tertarik mengikuti kelas menulis online. Bisa terlihat dari satu contoh tulisan yang diberikan ke saya sebagai syarat mengikuti kelas.
Ana masuk ke kelas biru. Bisa cek karya Ana,ya di sini.

Ana yang saya kenal punya semangat luar biasa. Bayangkan dia mau main ke rumah saya. Saya terima dan bilang jauh. Karena memang rumah saya jauh di Bekasi kabupaten.Tapi Ana tetap nekat berkunjung sambil membawakan buku-buku untuk murid-murid saya yang belajar di rumah. Ana kesasar ketika ke rumah saya dan saya jemput di satu titik.

Semangat Ana yang asli Madura untuk meningkatkan kemampuan menulisnya luar biasa. Padahal dia bekerja sebagai supporting staff di Departemen Keuangan Daerah. Tapi setiap ada lomba menulis atau audisi menulis, Ana akan ikut.

Ana sudah menghasilkan buku cerita anak tentang astronomi. Nah anak ini yang membuat saya jadi mulai ketagihan meneropong di Planetarium.
Mau lihat karyaAna yang lain, bisa cek di blognya Ana.

Oh ya Ana bersama beberapa murid dari kelas Merah Jambu dan Biru, baru terpilih audisi penerbit Litara dan BNN.

Terus semangat Ana.
Barang siapa bersunggung-sungguh dia yang akan dapat hasilnya.

Published by nurhaya3

Nurhayati Pujiastuti, owner Sanggar Mama Bilqis, Founder Penulis Tangguh, Kelas Merah Jambu dan Kelas Biru. Trainer Menulis.