Nugget dari Bawang Bombay

Anak gadis bermacam-macam permintaannya.
Apalagi hobinya menonton channel masakan di youtube. Lalu request pada Ibu. “Ibu bisa?”
Kalau ibunya menggeleng maka ada lanjutan kalimat lagi. “Masa Ibu enggak bisa?”
“Aku yang bikin aja kalau Ibu enggak bisa. Ibu siapin bahannya aja.”

Maka Ibu menyiapkan yang ia butuhkan. Bahan utamanya hanya bawang bombay katanya. Hanya diiris dan dijadikan seperti cincin terus digoreng.
Teori sederhana anak yang jarang masuk dapur.

Ibu tahu caranya. Seperti Ibu membuat jamur krispi.
Bawang bombay diiris. Lalu irisan itu masing-maing akan membentuk lingkaran. Dari satu potong irisan, akan terlihat beberapa lingkaran model gelang. Tarik pelan jangan sampai patah.

Siapkan telur yang sudah dicampur dengan bumbu penyedap.
Siapkan terigu.
Siapkan tepung roti.

Cincin atau gelang bawang bombay itu masukkan ke dalam kocokan telur.
Pindahkan ke tepung terigu di wadah sendiri dan kering. Tidak dicampur air.
Setelah itu masukkan lagi ke dalam kocokan telur pertama.
Pindahkan ke dalam wadah berisi tepung roti.
Goreng dengan minyak panas.

“Bekalku hari ini, ya, Bu? Hmmm rasanya kayak nugget.”
Ibu mengangguk. Ibu penyuka bawang bombay meski lebih suka ketika bawang itu hanya Ibu makan mentah dicampur dengan mayoinase pedas dan sayur atau buah lainnya.

Hari ini anak mendapat pengalaman baru.
Dan ia bahagia. Itu sudah cukup untuk Ibu.