Wahai Perempuan, Perhatikan Mandimu

Dari kajian Ustadzah Umi Yunengsih

Mandi bukan sekedar membasahi tubuh. Di dalam agama Islam banyak catatan yang harus dilakukan ketika mandi, terutama ketika melakukan mandi yang biasa dinamakan dengan mandi janabat alias mandi wajib.

Mandi memiliki dua syarat ;
1. Niat
2. Mengalirkan air ke seluruh tubuh.

Sedangkan hukum mandi wajib sendiri ada dua, yaitu ;
1. hukumnya wajib jika tidak dilakukan berdosa. Jika dilakukan mendapat pahala.
2. Hukumnya sunnah jika tidak dilakukan tidak mengapa, tapi jika dilakukan mendapat pahala

Mandi menjadi wajib hukummnya apabila ;

1. Apabila ke luar mani (mani laki-laki itu kental dan putih, sedang mani perempuan encer dan kekuningan).
Yang ke luar dari fajri (alat kelamin perempuan) adalah ;
a. kencing, hukumnyanajis. Wajib wudlu jika ingin shalat.
b. wadi, kental ke luar biasanya mengiringi kencing. Hukumnya najis. Wajib wudlu jika ingin shalat.
c. Haid, hukumnya najis. Bila pakaian terkena haid, cuci dan kucek hingga nodanya menghilang dan hilang
najisnya.
d. Darah istiadhah, hukumnya suci, boleh tetap shalat. Karena ini adalah darah penyakit. Ke luarnya di luar
kebiasaan haid. Misalnya bagi yang biasa haid 7 hari, maka jika haidnya sampai 10 hari, berarti 3 hari itu
adalah darah istiadhah.
e. Mazi adalah cairah bening bergetah, ke luar ketika terangsang. Najis hukumnya dan harus wudlu. Jika terkena
pakaian juga harus dicuci.
f. Mani adalah air yan gke luar memancar diikuti rasa nikmat dan menurunnya syahwat. Wajib mandi.
g. Keputihan, hukumnya mubah.

2. Wanita wajib mandi bila
a. bermimpi dan melihat di pakaiannya ada mani.
b. bila berhubungan badan
c. apabila bersih dari haid dan nifas
d. kafir masuk Islam
e. apabila meninggal dunia.
Untuk laki-laki wajib mandi ketika akan shalat Jumat.

Mandinya Rasulullah adalah mandi yang seperti diutarakan oleh istrinya Ummu Aisyah dan Ummu Maemunah.
Menurut Aisyah, yang dilakukan Rasulullah adalah ;
1. mencuci kedua tangan
2. berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat
3. memasukkan jari ke bejana
4. menyela-nyela ke akar rambutnya sehingga kulit terasa basah
5. mengalirkan air ke kepala dengan tiga kali ciukan.
6. sira ke seluruh badan

Menurut Maemunah adalah ;
1. cuci kedua tangan 2 sampai 3 kali
2. menuangkan air dari tangan kanan ke tangan kiri
3. cuci kemaluan
4. menggosokkan telapak tangan kiri ke tembok (ini sunnah yang sering dilupakan)
5. mencuci tangan
6. berkumur
7. instinja(membersihkan diri dari hadast kecil dan besar)
8. mencuci wajah
9. mencuci tangan
10. mengusap kepala
11. mengalirkan air ke seluruh tubuh
12. Mencuci kaki

Dan yang utama dalam mandi janabah adalah menyatukan dua pendapat di atas dengan tata cara ;
1. Niat
2. Membaca Basmallah
3. Mencuci tangan
4. Cebok
5. menggosok tangan
6. Berwudlu
7. Menyela air ke akar rambut
8. Menyiram seluruh tubuh

Untuk mandi haid, bukalah ikatan rambut dan gunakan daun bidara sebagai sunnah untuk wewangian. Digunakan untuk cebok.