Pilih Buku Digital atau Buku Cetak?

Pilih buku cetak atau digital?
Pertanyaan ini buat orang lain mudah menjawabnya, tapi sebagai pencinta buku, yang suka aroma harumnya kertas. Yang suka melihat perubahan kertas putih menjadi kuning. Yang sering menjaga hati-hati agar yang meminjam buku, lembarannya tidak sampai sobek.

Ebook alias buku digital atau buku versi cetak?
Sya la la la, saya harus berpikir keras sekali. Ini bukan sekedar masalah memilih. Ini adalah pilihan panjang karena ikatan masa lalu.
Saya hidup dan terpuaskan dengan buku cetak.
Saya bahagia dengan hadirnya buku cetak.Bisa dibawa ke kamar dan dibaca walaupun akhirnya ketiduran dengan buku menutupi wajah. Teman malah pernah meminjam buku novel tebal punya saya dan ujungnya dia memberi laporan. Bukunya kecemplung bak kamar mandi, karena dia bacanya sambil buang air besar.

Banyak suka dukanya memiliki kecintaan pada buku. Yang jelas buat saya sukanya lebih banyak dari dukanya. Orang mau suka atau tidak suka dengan kesukaan saya, yang penting karena buku saya sudah menjelma menjadi manusia seperti sekarang ini.

Tapi zaman memang berubah cepat. Wusss.
Tentunya saya tidak bisa bilang dengan seenaknya bahwa buku digital tidak berguna untuk saya. Buku cetak saya suka. Tapi kapasitas penyimpanan buku di rumah sudah penuh di sana di sini di situ di ujung sana. Semua ruangan penuh buku. Gak ada yang protes di rumah, tapi saya tetap harus tahu diri. Tahu diri kalau rumah sempit dan harus ada ruang untuk yang lain.

Maka saya mulai melirik buku versi digital.
Banyak loh buku-buku digital yang recommended. Itu juga saya download di komputer bukan di HP. Alasannya karena saya menyayangi mata tua saya. Terlalu banyak buka HP, maata akan mudah memerah dan sakit.

Tidak ada wangi kertas, tapi efisien tidak memakan tempat. Karena saya masukkan di komputer paling kalau komputer error dan file hilang, saya bisa mendownloadnya lagi.
Tidak bisa dipinjamkan. Uhum ini aman dari tangan peminjam yang seringnya lupa mengembalikan. Meskipun jadi berkurang pahala saya karena itu.

Untuk saya sekarang buku versi digital dan cetak sama saja.
Yang penting manfaatnya masih bisa saya dapatkan.