Lapar Mata Saat Berbuka

SP_A0367

Lapar di saat bulan Ramadhan adalah hal biasa. Menahan lapar dan haus dirasakan setiap muslim pada bulan ini.
Yang banyak menjadi masalah ternyata bukan menahan lapar perut, tapi menahan lapar mata. Banyak penjual makanan bertaburan menjelang berbuka dan membuat mata yang lapar akhirnya tergerak untuk membeli. Meskipun belum tentu semua yang dibeli itu akhirnya bisa dimakan semuanya sesampainya di rumah.

Lapar mata tentu hanya akan membuat budget bulanan bertambah. Menghilangkan lapar mata bisa dilakukan dengan mudah.

1. Caranya tentu menetapkan budget berbelanja separuh dari belanja di bulan lainnya. Jangan sampai budget belanja di bulan Ramadhan dua kali budget belanja bulan lainnya. Syukur-syukur yang kita tambah adalah budget sedekah.

2. Lakukan hal kreatif dengan cara mengolah makanan yang berbeda. Dan libatkan seisi rumah untuk membuat makanan yang akan mereka makan saat berbuka nanti. Cara seperti ini mengikat kita sebagai keluarga, dan membuat anak memiliki ingatan manis tentang kebersamaan.

3. Buat sajian yang menarik dengan wadah yang menarik sehingga anak-anak lebih memilih makanan rumah ketimbang makanan di luar. Coba cek wadah makanan kita. Keluarkan dari tempat penyimpanan untuk bisa dipakai pada saat bulan puasa.

4. Jika ingin tetap jajan di luar, maka lakukanlah sesekali saja jangan setiap kali. Misalnya seminggu sekali. Toh kadang-kadang dalam hidup kita butuh selingan.

5. Ajak anak-anak untuk sesekali berkeliling menjelang berbuka puasa dan lakukan buka puasa di masjid. Mereka akan paham bahwa buka puasa sekedarnya saja sudah cukup.

Dengan cara seperti itu lapar mata akan bisa dialihkan untuk sedekah dan uang kita juga bisa disisihkan. Kalau sudah begini maka makna puasa menahan lapar dan haus, bukan memindahkan jam makan bisa kita dapatkan.