Endingnya Seperti Apa? Buat Ending yang Berbeda

IMG-20160301-WA0002

Ada empat cerita dalam buku ini.
Judulnya adalah

1. Rebutan Kucing
Dalam cerita ini, diceritakan tentang geng Princess yang berbeda kamar sama-sama ingin mengurus kucing guru mereka, Miss Jasmine. Alasannya Miss Jasmine sedang flu dan sedang alergi dengan bulu kucing. Jadi Miss Jasmine mengeluarkan pengumuman, siapa saja murid Princess Academy yang berminat bisa menawarkan diri untuk mengurus kucing Miss Jasmine untuk sementara waktu.
Gengnya Ajeng dari kamar sembilan , meminta Ajeng yang baru kehilangan kucing, untuk mengambil kucing itu untuk diurus. Mereka ingin Ajeng melupakan kesedihannya karena kucingnya yang bernama Mandro hilang.
Gengnya Moniq dari kamar sepuluh juga ingin Moniq yang mengurus kucing itu. Alasannya kalau Moniq yang mengurus, siapa tahu Miss Jasmine akan memberikan nilai lebih untuk mata pelajaran melukis. Karena selama ini dalam pelajaran melukis, Moniq selalu melukis balon.
Mereka juga berharap, lomba lukis antara Princess di academy Princess yang akan berlangsung tidak lama lagi, akan dimenangkan oleh kamar 10.

Ajeng setuju mengurus kucing itu, Moniq juga sama.
Tapi terlambat, kucing itu sudah lebih dahulu diambil oleh Ajeng and the geng?
Lalu apa yang akan dilakukan Moniq and the geng?

2. Masalah Miss Carol
Ada masalah dengan Miss Carol, guru matematika di Princess Academy. Miss Carol kelihatan sedang sakit. Miss Carol juga suka cepat-cepat ke luar kelas, masuk lagi dan ke luar kelas lagi.
Semua murid di Princess Academy mencari tahu apa penyebab Miss Carol bisa seperti itu.
Penyelidikan menemukan bukti, bahwa Miss Carol ternyata sedang suka makan pizza. Pizza yang dipesan itu banyak dan dinikmati sendiri oleh Miss Carol.
Melihat Miss Carol seperti itu, para Princess di kamar sepuluh berjuang untuk membelikan pizza ke Miss Carol?

Apakah yang sebenarnya terjadi dengan Miss Carol?

3. Ketika Grace Berubah Baik

Grace, Princess di kamar sepuluh mendadak jadi baik pada Ellen Princess dari kamar sembilan? Apa penyebabnya?
Penyebabnya hanya Grace yang tahu. Yang jelas Grace merasa takut ketika selembar kertas dari buku hariannya, melayang jatuh ke tempat sampah. Dan di tempat sampah itu ada Ellen, yang langsung memasukkan kertas itu ke dalam tasnya.

Apa sebenarnya rahasia yang disimpan Grace?

4. Rahasia Miss Bunga
Miss Bunga begitu namanya. Ia akan datang ke Princess Academy. Untuk apa? Untuk mengajarkan segala hal tentang bunga. Miss Bunga ini, adalah putri kecantikan. Terpilih sebagai Miss Bunga itu artinya, ia penyuka tumbuhan dan hatinya sewangi bunga.
Para Princess di kamar sembilan dan sepuluh senang mendengar kedatangan Miss Bunga. Mereka juga berebut simpati dari Miss Bunga.
Miss Bunga ramah pertama kali. Tapi kenyataannya?
Suatu hari Princess di kamar sembilan meminta Miss Bunga untuk mengajarkan cara bercocok tanam. Mereka juga memberikan buku untuk Miss Bunga.
Miss Bunga sendiri lebih cocok dengan para Princess di kamar sepuluh yang suka coklat.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Miss Bunga?

Ketentuan Give Away

1. Pilih salah satu dari empat judul di atas.
Lalu buat ide baru,. beberapa kalimat saja dari panduan ide di atas.

2. Atau…., buat ending yang berbeda. Bukan ending seperti di buku (mungkin saja ada yang sudah membaca bukunya).

3. Mention saya di twitter @NPastuti dengan hastag #Giveaway
4. Mention saya di FB Nurhayati Pujiastuti dengan hastag #Giveaway

Ada hadiah dua buku gratis untuk ide yang unik.
Dan ada satu hadiah bimbingan menulis cerita anak gratis selama seminggu, untuk ide yang terunik.

12 thoughts on “Endingnya Seperti Apa? Buat Ending yang Berbeda

  1. Ikutan ya, Mbak.

    Tentang Miss Bunga.

    Miss Bunga akan datang ke Princess Academy. Mengadakan pelatihan tentang bunga dan menyusun bunga.
    Semua murid menyambut gembira kedatangan Miss Bunga. Kecuali Dianda, murid kelas 10.
    Dia menghindar pembicaraan mengenai Miss Bunga dan segala yang berhubungan dengan acara bersama Miss Bunga.
    Penyebabnya, Dianda alergi bunga.
    Sahabatnya sangat mengerti alasan Dianda, tapi terus menyemangatinya.
    Hingga Dianda pun tergerak hatinya. Dianda mempersiapkan bahan-bahan pelatihanmya sendiri.
    Akankah Miss Bunga menerimanya?

  2. Saya suka sama ide rebutan kucing, saya mau bikin ending yang berbeda. Maksud saya, saya nggak tahu apakah ending yang saya buat berbeda atau nggak karena saya belum pernah baca bukunya.

    Tentu saja Moniq and the geng nggak mau menyerah begitu saja. Kebetulan, ketika Moniq sedang jalan-jalan di kebun sekolah, dia menemukan seekor kucing kecil yang warnanya belang-belang. Moniq mendapat ide. Atas persetujuan teman-temannya, Moniq memelihara kucing itu. Teman-teman Moniq memberi kucing itu banyak mainan dan juga makanan. Rencana Moniq berhasil, lama kelamaan kucing Miss Jasmine tertarik pada mainan kucing Moniq dan akhirnya kucing Miss Jasmine lebih betah berada di kamar sepuluh.

    Ajeng berang. Dia menuduh Moniq berbuat curang. Moniq tak mau kalah. Dia merasa tak melakukan apa-apa. Karena kucing Miss Jasmine lebih suka di kamar sepuluh, Ajeng mau tak mau akhirnya mengalah. Moniq dan gengnya tertawa puas.

    Suatu hari kucing Miss Jasmine diare. Ajeng yang mengetahui hal itu langsung merebut kucing Miss Jasmine dan bilang kalau Moniq dan gengnya nggak bisa mengurus kucing dengan baik, bahkan dia menuduh Moniq sengaja menaruh sesuatu pada makanan kucing Miss Jasmine, dan bilang mainan kucing itu tak pernah dicuci. Moniq jadi emosi. Pertengkaran tak terelakkan. Hingga akhirnya teman-teman Moniq dan Ajeng menenangkan keduanya dan menyarankan agar segera membawa kedua kucing itu -karena kucing yang dibawa Moniq juga tertular diare- ke dokter hewan.

    Walaupun masih kesal, mereka akhirnya merawat kedua kucing itu bersama-sama hingga kedua kucing itu sembuh.

    Saat Miss Jasmine kembali, Ajeng dan Moniq sama-sama mengembalikan kucing itu. Mereka sama-sama minta maaf. Bahkan Moniq memberikan kucing belang-belang yang ditemukannya kepada Ajeng, karena dia tahu Ajeng masih sedih karena kehilangan kucingnya. Ajeng berterima kasih. Mereka berangkulan.

    Sebagai ucapan terima kasih, Ajeng yang pandai melukis mengajari Moniq melukis kucing dengan bentuk dasar balon. Mereka siap untuk ujian melukis.

    Maaf, Mbak, kalau kepanjangan.

    #giveaway

  3. Saya suka sama ide rebutan kucing, saya mau bikin ending yang berbeda. Maksud saya, saya nggak tahu apakah ending yang saya buat berbeda atau nggak karena saya belum pernah baca bukunya.

    Tentu saja Moniq and the geng nggak mau menyerah begitu saja. Kebetulan, ketika Moniq sedang jalan-jalan di kebun sekolah, dia menemukan seekor kucing kecil yang warnanya belang-belang. Moniq mendapat ide. Atas persetujuan teman-temannya, Moniq memelihara kucing itu. Teman-teman Moniq memberi kucing itu banyak mainan dan juga makanan. Rencana Moniq berhasil, lama kelamaan kucing Miss Jasmine tertarik pada mainan kucing Moniq dan akhirnya kucing Miss Jasmine lebih betah berada di kamar sepuluh.

    Ajeng berang. Dia menuduh Moniq berbuat curang. Moniq tak mau kalah. Dia merasa tak melakukan apa-apa. Karena kucing Miss Jasmine lebih suka di kamar sepuluh, Ajeng mau tak mau akhirnya mengalah. Moniq dan gengnya tertawa puas.

    Suatu hari kucing Miss Jasmine diare. Ajeng yang mengetahui hal itu langsung merebut kucing Miss Jasmine dan bilang kalau Moniq dan gengnya nggak bisa mengurus kucing dengan baik, bahkan dia menuduh Moniq sengaja menaruh sesuatu pada makanan kucing Miss Jasmine, dan bilang mainan kucing itu tak pernah dicuci. Moniq jadi emosi. Pertengkaran tak terelakkan. Hingga akhirnya teman-teman Moniq dan Ajeng menenangkan keduanya dan menyarankan agar segera membawa kedua kucing itu -karena kucing yang dibawa Moniq juga tertular diare- ke dokter hewan.

    Walaupun masih kesal, mereka akhirnya merawat kedua kucing itu bersama-sama hingga kedua kucing itu sembuh.

    Saat Miss Jasmine kembali, Ajeng dan Moniq sama-sama mengembalikan kucing itu. Mereka sama-sama minta maaf. Bahkan Moniq memberikan kucing belang-belang yang ditemukannya kepada Ajeng, karena dia tahu Ajeng masih sedih karena kehilangan kucingnya. Ajeng berterima kasih. Mereka berangkulan.

    Sebagai ucapan terima kasih, Ajeng yang pandai melukis mengajari Moniq melukis kucing dengan bentuk dasar balon. Mereka siap untuk ujian melukis.

    Maaf, Mbak, kalau kepanjangan.

  4. Kak. Saya ikut yang ke-1 . Rebutan Kucing.

    Kucing selalu memilih sendiri tuannya. Dengan alasan ini, Geng Moniq melakukan berbagai cara agar kucing Miss Jasmine
    berpindah dari Geng Ajeng ke Geng Moniq. Berbagai cara dilakukan Moniq dan teman-temannya. Mulai dari membelikan makanan kesukaan si kucing sampai membawa lagi seekor kucing demi menarik perhatian kucing Miss Jasmine.
    Belakangan mereka baru tahu kalau kucing Miss Jasmine suka sekali bermain benang rajut ketika Miss Jasmine merajut.
    Geng Moniq meminta Moniq belajar merajut agar kucing Miss Jasmine mau pindah ke geng mereka. Demi merebut kucing itu, Moniq terpaksa menuruti saran teman-temannya.
    Tapi semua usaha geng Moniq sia-sia. Meski kucing Miss Jasmine mau bermain-main ketika Moniq sedang merajut, kucing itu tetap pulang ke kamar Ajeng. Ajeng merawat kucing Miss Jasmine dengan penuh kasih sayang, itulah sebabnya kucing Miss Jasmine lebih memilih geng Ajeng daripada Geng Moniq.
    Di lain pihak, Moniq akhirnya memenangkan perlombaan melukis. Kali ini Moniq tidak melukis dengan kuas, Moniq menggunakan benang rajut untuk membuat lukisan balon yang unik.

  5. Ikutan give awaynya Mbak Nur 🙂

    Saya pilih judul ‘Masalah Miss Carol’

    Miss Carol tidak konsentrasi mengajar. Pikirannya melayang pada kotak-kotak pizza di ruangannya. Setelah memberi tugas, ia buru-buru ke luar kelas dan masuk ke ruangannya. Dicicipinya pizza satu persatu. Masih saja lidahnya tak dapat membedakan rasa tiap jenis pizza itu.

    Selain mengajar matematika, Miss Carol adalah seorang ahli pencicip makanan. Kehilangan rasa adalah bencana besar. Padahal minggu depan ia akan menjadi juri pada kontes pizza di balai kota. Pengobatan penyakit yang sedang dijalaninya telah membuat lidahnya mati rasa.

    Setelah mengetahui permasalahan sesungguhnya, para Princess berusaha memberikan dukungan agar Miss Carol meneruskan pengobatannya. Mereka juga mengirim surat dan mendatangi seorang koki terkenal agar bersedia menggantikan sebagai juri. Dengan demikian, Miss Carol tidak terkena sanksi.

    #Giveaway Mbak https://www.facebook.com/nurhayati.pujiastuti.7?fref=nf

Comments are closed.