Remaja Butuh Kasih Sayang

IMG_9048

Sebuah seminar, entah itu seminar kesehatan, seminar seks sampai seminar cara pendidikan anak senang saya datangi. Saya sebagai penulis yang mengusung riset is number one, tentu harus mengisi kepala saya dengan berbagai wawasan ilmu. Tujuannya tentu saja agar, ilmu yang saya tulis baik dalam bentuk artikel maupun fiksi, adalah ilmu yang bisa dipertanggungjawabkan. Bukan sekedar berkhayal saja. Nilai-nilai yang saya usung dalam tulisan juga, haruslah nilai yang bisa membawa pada kebaikan yang memang saya jalani. Bukan sekedar polesan kalimat saja.

Banyak seminar parenting. Bersyukur selalu dimudahkan untuk mendatangi acara seminar.
Di sekolah Sulung, seminar parenting rutin diadakan. Orangtua wajib datang. Biasanya pertiga bulan sekali, seminar dengan berbagai pembicara, akan membuat saya sebagai orangtua tersentak. Sudah seberapa baikkah saya mendidik anak-anak saya?

IMG_9026

Ibu Reni Murni pembicaranya. Seorang consultant yang juga menguasai ilmu graphology lulusan dari USA. Kali ini bicara tentang permasalahan remaja. Komunikasi yang salah antara anak dan orangtua. Salahnya di mana? Salahnya adalah ketika orangtua merasa sayang pada anak, padahal justru banyak hal yang membuat anak merasa orangtua tidak sayang.
Anak terlambat pulang orangtua marah dan menganggap itu sayang. Padahal anak belum bisa mencerna bahwa kemarahan orangtua seperti itu sebagai sebuah tanda sayang.
Anak yang dinomorduakan, orangtua yang bertengkar dan lain sebagainya, sehingga membuat anak memilih teman sebagai alternatif untuk memberi support untuknya. Entah itu teman yang baik atau teman yang buruk. Yang penting mereka nyaman bisa berbagi resah.
Contoh,
ketika nilai matematika anak buruk, orangtua akan memarahi. Tapi jika anak mengadu dengan teman, maka teman akan menanggapinya dengan santai.

IMG_9053

Sama seperti banyak seminar parenting lainnya. Disuguhkan aneka banyak gambar sebagai contoh. Dan beberapa angket di layar, yang bisa diisi bersama-sama, menampilkan option A dan B. Dan akhirnya bisa membuat orangtua sama-sama sadar dan intropeksi dengan kesalahannya.

IMG_9062

Yang terpenting dalam mendidik anak adalah :
1. kasih sayang
2. penghargaan
3. pemahaman

Ada contoh kasus ketika Rasul kita diajarkan Jibril ayat pertama Iqra, ketika beliau bilang tidak bisa, Jibril bukan memarahinya. Tapi terus memeluknya dan memotivasi untuk terus mencoba. Bukan memarahinya. Mengambil rujukan seperti itulah, maka diharapkan para orangtua mau untuk terus berlajar ke arah yang lebih baik. Dan menyadari bahwa tidak ada anak yang bodoh, nakal dan sebagainya, jika orangtua mau menyadari kesalahannya dalam mendidik.