Memahami Makna Kejutan

kejutan

Tidak semua orang suka dengan kejutan. Kejutan klakson kencang dari kendaraan di belakang kita, akan membuat kita yang kikuk berkendara semakin kikuk saja.
Kejutan dalam sebuah film, kadang membuat penonton yang memiliki harapan lain sebelumnya tentang akhir film itu, akan menggerutu setelah ke luar dari gedung bioskop.
Kejutan dalam sebuah buku atau cerita fiksi juga demikian.

Sebuah kejutan membuat seorang menjadi suka atau juga benci. Kejutan sesungguhnya tidak datang secara tiba-tiba. Sebuah film yang dibilang penuh kejutan, sebenarnya sudah memberi petunjuk yang samar sejak awal. Penonton yang mahir melihatnya akan paham hal itu. Sebuah buku yang akhir ceritanya juga dianggap mengejutkan, sebenarnya sudah memberi petunjuk juga di awalnya.

Hidup kita sendiri adalah sebuah rangkaian kejutan demi kejutan. Coba bayangkan saja ketika kita muda dan akhirnya menikah. Pasangan yang kita miliki seringnya kita anggap kejutan. Tapi sebenarnya kita sudah punya bayangan sosok yang akan menjadi pasangan kita.
Ada kejutan yang menjadi benar-benar kejutan dalam hidup kita. Kejutan yang seperti itu, sesungguhnya memberi pemahaman pada kita, untuk menerima hidup ini, sebagai bagian dari rencanaNYA.
Anak-anak yang lahir dengan jenis kelamin tidak sesuai prediksi dokter, juga kejutan. Mesin USG tidak mampu mendeteksi jenis kelamin bayi, ketika kejutan dari Pemilik Hidup itu akan diberikan pada kita.

Seorang teman yang rajin memeriksa ke dokter menerima kejutan melahirkan bayi kembar. Selama ini dokter menganggap bayinya hanya satu.
Sedang saya menerima kejutan ketika hamil anak pertama. Pemeriksaan dokter secara detil mengatakan bahwa saya tidak hamil karena tidak memiliki kantung janin.
Kejutan-kejutan seperti itu, sesungguhnya membuat irama hidup kita menjadi lebih dinamis, dan membuat kita menjadi manusia yang selalu berserah diri padaNYA.

Kejutan dan Pikiran Positif

Kejutan tidak selalu manis. Ada juga yang pahit. Tapi sebenarnya manis pahitnya kejutan itu, tergantung seberapa besar luasnya hati kita untuk menerima hal itu, sebagai bagian dari proses perjalanan hidup kita.
Semestakung, itu yang dikatakan oleh Prof Yohanes Surya, seorang ahli fisika. Ketika ada kejutan yang membuat hati sedikit terkejut, atau bahkan benar-benar terkejut karena di luar prediksi, kita harus mengarahkan pikiran menuju hal positif. Berharap banyak yang positif itu, bisa mengganti segala efek negatif yang akan datang.

Semoga semesta mendukung ini sering saya pakai ketika mengajar menulis. Ketika teman-teman mengirimkan naskah ke media, karya yang sudah masuk standar media itu, harus disertai dengan keyakinan positif. Kerja keras mereka tidak akan sia-sia.
Ketika mereka mulai menulis, mereka juga harus berpikir bahwa pesan yang mereka tulis, mengandung banyak kebaikan. Sehingga kebaikan itu akhirnya membuat semesta mendukung karya mereka hadir di media, dan dibaca banyak orang.
Saya memilih yang pasti dalam hidup. Berpikir positif itu jelas dan pasti untuk saya. Dengan hal tersebut, maka kejutan yang datang akan selalu diterima dengan lapang dada.

Kejutan saya di tahun 2014 adalah menjadi pemenang lomba cerpen Femina. Kejutan ini sudah diprediksi sebelumnya, karena sudah saya targetkan untuk hal itu. Tapi sebenarnya kemenangan itu, adalah hadiah atas pikiran positif saya pada peristiwa sebelumnya. Beberapa bulan sebelumnya saya kalah lomba menulis. Pemenangnya dua murid saya, mereka menggondol tiket ke Beijing dan mendapatkan dua ribu dolar dari yayasan Korea.
Jika saya tidak berpikir positif, mungkin saya yang merasa gagal bersaing, akan malas untuk kembali berlomba.

Kita sesungguhnya menerima banyak sekali kejutan dalam hidup. Dikhianati, diremehkan dan diperlakukan semena-mena, sebenarnya merupakan rangkaian kejutan.
Berpikir bahwa tidak semua orang mengalami hal itu, dan kita adalah orang yang terpilih, yang pantas untuk mendapatkan kejutan, akan membuat kita bukan hanya tegar, tetapi juga bersyukur.
Jadi mari siapkan diri untuk selalu menerima kejutan.