Selai Rasa Kopi

“Mau?” Kinkin menggelengkan kepalanya. Aroma roti tawar sudah tercium. Mami membuat roti tawar lagi untuk kesekian kalinya dalam seminggu ini. Kin sudah hapal apa yang akan Mami berikan pada roti tawar itu setelah dipotong-potong. Untuk Kin, terserah mau dioleskan apa. Untuk Papi juga terserah. Tapi untuk Mami? Kin menggelengkan...

Blog Cinta Yasmin

Andai aku bisa Terus menjagamu Seperti angin setia menjaga daun-daun Yang ia luruhkan ke bumi. Satu puisi baru Yasmin masukkan. Sekarang mata Yasmin memandangi laptopnya. Tersenyum sendiri. Ia tadi sudah mendownload gambar hati berwarna merah. Lalu ia ubah dengan warna biru. Dan ia jadikan latar belakang blognya. “Kamu nulis...

Sebab Kau Matahari dan Aku Awan

Ini sebuah cerita tentang Ayah dan Ibu, ketika sedang mesra-mesranya. “Dari dulu, Ibu itu selalu kagum dengan ayahmu, Mir. Ayahmu itu benar-benar hebat. Dia selalu saja bisa meredam kemarahan Ibu. Makanya kita saling memberi julukan. Ayahmu memberi julukan pada Ibu, Matahari. Dan Ibu memberi julukan pada ayahmu, Angin.” “Memang,...

Payung Ungu

“Ayahmu ingin menginap di sini malam ini….” Udara malam ini panas. Mungkin sebentar lagi akan turun hujan. “Masih ada satu kamar kosong yang bisa ditempati oleh ayahmu di sini. Ayahmu sendiri, dan beliau selalu merindukanmu.” Tata memandang bundanya. Ia menarik napas panjang. “Ayahmu, Ta. Bukan siapa-siapa…” Tata mendengar suara...

10 Komik Satu Cinta

Bagian Pertama “Kembalikan buku-buku ini kepada pemiliknya,” ujar Bunda pada Kania di suatu sore sambil menyerahkan setumpuk buku komik. “Kembalikan dan jangan sampai Ayahmu tahu…” Langit sore itu mendung. Tapi itu pasti bukan suatu sebab yang membuat mata Bunda kelihatan sembab. “Ayahmu cemburu untuk suatu sebab yang tidak jelas....

Sayap untuk Fey

“Aku bisa terbang, tahu,” mata Fey yang bulat itu bercahaya. Kedua tangannya mengepak seperti burung yang akan terbang. Jay memandangi. Bayangan bulan jatuh menyentuh pipi Fey yang kurus. “Kamu tahu aku bisa terbang?” Pada bayangan bulan tahun kemarin, Jay menemukan Fey. Tersungkur di bak sampah di pinggir perumahan. Bajunya...

Elang untuk Bunda

Bagian Pertama Matanya tajam. Seperti elang. Begitu biasanya Bunda selalu mengatakan pada setiap bintang sinetron yang matanya menukik tajam seperti itu. Lalu biasanya Bunda akan berlama-lama memandang bintang sinetron itu dan mengikuti setiap jalan ceritanya meskipun Bunda selalu saja menggeleng setiap kali ditanya apa isi dari sinetron itu. Matanya...

Separuh Mimpi

Aku punya separuh mimpi untuk Jey. Separuh mimpi yang aku terbangkan di dalam balon. Bukan, bukan balon betulan. Hanya balon khayalan yang aku gambar lalu pada setiap gambarnya aku beri tulisan harapanku pada Jey. Semua harapan ada pada balon. Balon yang aku warnai dengan beraneka macam warna. Setiap malam...

Mungkin Aku Patah Hati

Mungkin aku patah hati. Sebab Bayu bilang orang yang patah hati akan merenung terus lalu air mata akan turun terus. Bisa jadi aku patah hati seperti yang Bayu katakan, bahwa orang yang patah hati akan melihat segalanya serba muram. Aku mulai tidak suka lagu-lagu riang. Aku mulai tidak suka...

Gemuruh Hati Keisha

Rasanya seperti suara sebelum hujan. Terdengar dari langit. Rasanya juga seperti ketika naik ayunan lalu ayunan itu didorong tinggi sekali lalu ayunan itu turun dan mata Kei melihat ke bawah. Rasanya seperti suara seng yang diangkat lalu diturunkan. Kei memandanng langit di luar. “Mami mau kemana?” tanya Kei pada...