Minyak Jelantah untuk Biosolar

Jelantah? Yup minyak bekas pakai itu, mulai menjadi persoalan untuk saya. Persoalannya adalah rasa bersalah karena sudah menjadi penyumbang limbah untuk lingkungan. Maka sejak beberapa tahun yang lalu, saya rajin mengumpulkan minyak jelantah dalam wadah. Setelah dikumpulkan biasanya diberikan pada pemulung yang banyak lewat di depan rumah. Tapi ternyata...

Bee Festival di An Nahl Islamic School

Bee Festival namanya. Bulan Maret saya sudah diberikan flyer tentang Bee Festival di An Nahl oleh Pak Agus. Pak Agus juga mengatakan akan mengundang Gema Insani untuk pameran di sana. Bulan Maret saya sedang padat-padatnya revisi naskah dengan Unicef, Room to Read dan Puskurbuk. Naskah buku tentang permainan tradisional...

Being Stubborn as a Writer

My mother said that I am stubborn. Stubborn if I choose something, I will focused and ignored what others said about that. I am a stubborn when I decided to be an author. And persuaded all my family that I can survive with my job as a writer. Author...

Chapter Book di Room to Read #part two

Mungkin ada yang bertanya, apa bedanya Room to Read kali ini? Room to Read kali ini khusus untuk para alumni. Kalau yang Room to Read reguler, umum bisa ikut. Room to Read kali ini, diambil 20 peserta. Peserta yang terpilih dari alumni RtR, Unicef juga Puskurbuk. Karena kali ini...

Chapter Book di Room to Read #part one

Tretetet…Tiba-tiba saya deg-degan lagi. Ada undangan masuk di email. Dari Room to Read. Tidak seperti biasanya. Biasanya dibuka untuk umum. Kok ini ada undangan? Saya cari tahu. Tidak mau ke geer-an juga. Siapalah saya di dunia menulis buku anak. Basic saya bukan penulis buku anak. Ide-ide buku anak yang...

Asyiknya Menulis Cerita Pendek dengan Panduan Gambar

Setiap kali diundang ke satu sekolah untuk memberikan pelatihan menulis, setiap itu pula selalu diserbu pertanyaan tentang alat peraga yang saya bawa. Iya, untuk mengajarkan menulis saya memang membawa alat peraga sendiri. Saya membuatnya sendiri dari alat sederhana. Tujuannya agar semua yang belajar menulis bisa merasakan, betapa mudahnya proses...

Selembar Kertas dari Buku Harian Anak

Dia lagi…dia lagi…kenapa harus dia terus yang diperhatiin. Awas ya, kalau sampai pas lulus nanti nggak bangga sama aku. Pagi itu, mendadak hati saya menjadi suram hanya gara-gara secarik kertas. Dengan tulisan yang tidak terlalu jelas, tapi cukup mudah dipahami. Saya termenung cukup lama, bergumam dalam hati, “iyakah?” Seperti...